📝Postes Angiospermae Berbasis Keanekaragaman Tumbuhan Endemik Indonesia
Postes Materi Angiospermae Berbasis Keanekaragaman Tumbuhan Endemik Indonesia
Isilah dengan Nama Lengkap, Nomor Absen, dan Kelas!
Contoh: Oryza Sativa - 20 - X.1
1 / 7
1) Seorang siswa mengamati beberapa tumbuhan endemik yang menarik. Masing-masing tumbuhan tersebut memiliki karakteristik sebagai berikut.
Berdasarkan ciri morfologi di atas, manakah pengelompokan berikut yang tepat memisahkan kedua spesies tersebut ke dalam monokotil dan dikotil?
2 / 7
2) Amati foto kedua spesies berikut!
(A) (B)
Atas/A (Anggrek Natal Bali (Calanthe baliensis)); Bawah/B (Pohon Eboni (Diospyros celebica Bakh))
Setelah kalian mengamati kedua foto tersebut, analisislah karakteristik morfologi (jumlah keping biji/struktur bunga/bentuk tulang daun/tipe akar/tipe batang/atau lainnya) yang tampak, kemudian tentukanlah apakah masing-masing spesies termasuk kelompok monokotil atau dikotil!
3 / 7
3) Anaphalis spp. atau Edelweis tumbuh pada ketinggian 2000-3000 m dpl. Zona persebaran Anaphalis spp. di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menunjukkan ia dapat tumbuh dengan baik pada daerah terbuka, padang rumput, daerah lereng abu vulkanik, dan daerah yang mendapat sinar matahari langsung. Derah tersebut memiliki suhu rendah, sinar UV tinggi, angin kencang, dan terdapat variasi kelembapan udara dan tanah. Anaphalis spp. memiliki batang berkayu dan bercabang lebat, bentuk daun memanjang dengan permukaan berbulu putih halus dan rapat, adanya braktea (kelopak pelindung) yang tebal dan berbulu pada bunga.
Berdasarkan deskripsi di atas, manakah alasan yang tepat mengenai fungsi adaptasi organ Anaphalis spp.?
4 / 7
4) Perhatikan foto bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) di bawah!
Analisislah ciri morfologi khusus yang dimiliki bunga bangkai tersebut, kemudian jelaskan bagaimana morfologi tersebut berhubungan dengan strategi bertahan hidup dan keberhasilan reproduksinya di lingkungan alaminya!
5 / 7
5)
Buah Merah (Pandanus conoideus) adalah tumbuhan endemik Papua yang kaya gizi dan sering dimanfaatkan sebagai sumber pangan. Namun, populasinya semakin berkurang karena hutan banyak ditebang, buah dipanen berlebihan, dan biji sulit tumbuh kembali di alam. Para peneliti ingin melestarikan Buah Merah agar tetap ada untuk generasi sekarang maupun mendatang. Ada dua metode yang bisa digunakan:
Sebagai siswa biologi, kamu diminta untuk mengevaluasi, metode manakah yang paling tepat dipilih jika tujuan pelestarian adalah untuk jangka pendek dan jangka panjang?
6 / 7
6) Pohon Palahlar (Dipterocarpus littoralis) adalah pohon langka endemik Nusakambangan dan daerah-daerah tertentu lain di Jawa. Pohon ini menghasilkan kayu kelas tinggi, bernilai ekonomi besar, digunakan untuk konstruksi, kapal, atau perabot. Namun, populasinya sangat sedikit dan terus menurun karena penebangan ilegal, eksploitasi kayu, habitat rusak, dan tidak distribusi alami yang luas. Sebagai siswa biologi, kamu diminta mempertimbangkan kebijakan yang paling tepat untuk melindungi pohon Palahlar agar keuntungan ekonomi tetap diperoleh namun ekologi dan kelestarian spesies tidak dirusak.
Kebijakan mana yang paling tepat agar pelestarian pohon Palahlar berjalan seimbang antara manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan?
7 / 7
7) Rafflesia arnoldii adalah bunga raksasa endemik Indonesia yang sangat langka, dikenal sebagai “puspa langka nasional”. Bunga ini bernilai ekologis penting karena menjadi bagian dari keseimbangan hutan tropis, namun populasinya terus menurun akibat kerusakan habitat dan rendahnya keberhasilan perkembangbiakan.
Sebagai siswa biologi, buatlah rancangan poster ajakan pelestarian Rafflesia arnoldii dengan memenuhi kriteria berikut:
Jelaskan rincian rancangan poster ajakan pelestarian Rafflesia arnoldii sesuai kriteria di atas!
Selesaikan misi